Program tugas praktek adalah bagian yang integral dari kurikulum pendidikan
teologi. Program ini merupakan latihan di lapangan pelayanan di mana teori
yang dipelajari dalam kelas diaplikasikan di dalam kehidupan dan pelayanan
Kristen. Tujuannya adalah agar para mahasiswa dapat diperlengkapi dengan
kesempatan untuk melatih dan mengembangkan karunia dan ketrampilannya.
Selain itu, para mahasiswa diharapkan dapat bertumbuh pengertiannya tentang
pelayanan di gereja, persekutuan, atau lembaga Kristen lainnya. Mereka
juga diharapkan dapat belajar untuk melayani dengan penuh tanggung jawab,
disiplin, dan kasih, serta dapat bekerja sama dengan pelbagai pengerja
Kristen atau awam yang berbeda latar belakangnya.
Lingkup tugas praktek dapat meliputi pelayanan di gereja, persekutuan,
organisasi pendamping gereja, atau lembaga Kristen dari pelbagai tipe
yang terdapat di kota besar, kota kecil, maupun di daerah pedesaan. Pengalaman
di dalam tugas praktek dapat meliputi pelayanan: di sekolah minggu, sekolah
Kristen, pemuda-remaja, misi dan penginjilan, khotbah, kelas pemahaman
Alkitab, visitasi, konseling, pengajaran, administrasi, pelayanan di kampus,
panti asuhan, rumah sakit, lembaga pemasyarakatan, lembaga rehabilitasi,
dan lembaga sosial lainnya, baik yang ada di kota maupun di desa. Untuk
itu, STT Bandung akan menjalin kerjasama dengan gereja, persekutuan, atau
lembaga Kristen lainnya, supaya para mahasiswa yang berpraktek mendapatkan
supervisi dan evaluasi yang konstruktif dari para pendeta, pengerja, atau
pimpinan di mana mahasiswa itu menjalankan prakteknya. Pendekatan dan
kontak dengan gereja atau lembaga Kristen yang dilakukan oleh pimpinan
STT Bandung; demikian pula setiap masalah yang timbul selama mahasiswa
berpraktek akan ditangani oleh konsultasi di antara pengerja/pendeta/pimpinan
setempat, pihak STT Bandung, dan mahasiswa yang bersangkutan.
Untuk program S.Th., mahasiswa diwajibkan menjalani dua kali praktek dua
bulan dan satu kali praktek satu tahun; sedangkan untuk program M.Div.,
mahasiswa diharuskan menjalani satu kali praktek dua bulan dan satu kali
praktek satu tahun. Mahasiswa yang pernah menempuh pendidikan
di sekolah teologi lain hingga menyelesaikan program sarjana teologia
(atau yang sejajar) dan tugas praktek yang sesuai dengan tugas praktek
rancangan STT Bandung, dapat dibebaskan dari kewajiban praktek. Sedangkan
mahasiswa yang belum memenuhi standar tersebut tetap diwajibkan dengan
melihat kasus perkasus. Untuk mahasiswa yang mengalami kegagalan di dalam
praktek oleh sebab-sebab tertentu, mahasiswa masih diberikan kesempatan
untuk mengulang tugas prakteknya.
PP410-420 PRAKTEK JEMAAT I-II
Adalah program praktek yang dirancang untuk membantu mahasiswa mengintegrasikan
kuliah kelas yang telah diterimanya dengan praktek yang nyata di dalam
pelayanan bidang tertentu. Tekanan diletakkan pada penelitian perkembangan
keterampilan pelayanan mahasiswa. Melalui persetujuan tempat pelayanan
setempat, mahasiswa dilibatkan di dalam lingkup pelayanan yang spesifik,
yang diantaranya meliputi tugas utama seperti: penginjilan pribadi, visitasi,
pemuridan, ibadah, pelayanan sosial, atau pelayanan pastoral lainnya.
Pengarahan diberikan sebelum selesai menjalankan praktek.
PP430 PRAKTEK JEMAAT 1 (SATU) TAHUN
Merupakan program praktek yang dirancang untuk menumbuh-kembangkan identitas
dan kompetensi mahasiswa di dalam pelayanan yang nyata. Konteks pelayanan
ini dapat meliputi spektrum pelayanan di jemaat, lembaga sosial, lembaga
pendidikan atau organisasi pendamping gereja. Diharapkan dalam tugas praktek
ini mahasiswa dapat disupervisi oleh seorang gembala sidang, pengerja,
atau pimpinan yang berpengalaman di dalam pelayanan. Sebelum menjalani
praktek ini, mahasiswa wajib mengikuti pengarahan. Setelah menjalani praktek
satu tahun dengan baik, mahasiswa mendapat 40 sks kredit praktekum.
PP410 PRAKTEK JEMAAT 2 (DUA) BULAN
Merupakan sebuah kesempatan untuk pelayanan praktek di antara anggota
jemaat dari gereja atau organisasi pendamping gereja tertentu, dengan
fokus pada pengembangan ketrampilan konseling, mengajar, memimpin kelompok
pemahaman Alkitab, kebaktian/ibadah, atau pelayanan pastoral lainnya.
Pengarahan diberikan sebelum mahasiswa terjun untuk praktek, dan evaluasi
diadakan setelah mahasiswa selesai menjalankan praktek.
PP430 PRAKTEK JEMAAT 1 (SATU) TAHUN
Merupakan program praktek yang diarahkan secara spesifik untuk mendapatkan
pengalaman praktis di dalam jemaat atau bidang pelayanan lainnya. Tekanan
diletakkan pada penelitian perkembangan atau kekhususan karunia dan ketrampilan
mahasiswa. Evaluasi yang konstruktif perlu diberikan oleh seorang gembala
sidang atau pengerja. Setelah menjalani praktek satu tahun dengan baik,
mahasiswa mendapat 40 sks kredit praktekum.